Postingan

Employing Organizational Justice and Islamic Work Ethics to Improve Job Performance

Gambar
  Employing Organizational Justice and Islamic Work Ethics to Improve Job Performance Perkembangan potensi tren hijab saat ini menjadi hal menarik untuk dibahas, namun secara internal pengrajin ternyata lebih menarik untuk diteliti. Pengrajin hijab rata-rata masih berbentuk UMKM.  Dalam hal ini, UMKM tidak memiliki kesempatan untuk meneliti lebih jauh tentang potensi dan tantangannya. Pengrajin memiliki peran sentral yang mampu menggerakkan industri hijab. Salah satu sentra UKM Gerabah yang cukup maju adalah di Gresik. UMKM industri hijab di Gresik memiliki potensi internal maupun eksternal. Potensi tersebut mampu membentuk kearifan lokal yang menggerakkan perekonomian. Kearifan lokal terletak pada kekuatan kerjasama antar pengrajin dan pemilik UMKM. Akan tetapi UMKM saat ini menghadapi permasalahan persaingan bebas, khususnya dari masalah persaingan pengrajin dan Climate ethic dalam Islamic Work Ethic yang menjadi landasan kinerja pada industri hijab.  Hal tersebut menun...

Stress at Work and Emotional Intelligence in Positive Workplace Behaviors

Gambar
  Stress at Work and Emotional Intelligence in Positive Workplace Behaviors Keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh kinerja setiap pegawainya. Kinerja yang dicapai oleh setiap pegawai tergantung bagaimana pegawai yang bersangkutan menggunakan kompetensi yang dimilikinya. Dalam bidang pekerjaan, kompetensi tersebut sering dikaitkan dengan kecerdasan intelektual (IQ). Namun saat ini muncul jenis kecerdasan lain yang memiliki peran penting dalam keberhasilan seseorang dalam memaksimalkan kompetensinya, yaitu kecerdasan emosional (EQ). Pengaruh IQ hanya 20%, sedangkan 80% dipengaruhi oleh faktor lain termasuk EQ. Dengan demikian, IQ dapat dikatakan tidak dominan lagi dalam menjelaskan atau mempengaruhi keberhasilan seseorang. Kecerdasan emosional yang tinggi memungkinkan seseorang untuk dapat mengenali perasaannya dengan baik, memotivasi dirinya, berempati dengan apa yang orang lain rasakan dan pada akhirnya menuntun orang tersebut untuk mampu mengelola hubungan dengan ora...

Situational Leadership and Lean Six Sigma

Gambar
  Situational Leadership and Lean Six Sigma Pentingnya Leadership sering ditekankan di bidang pengendalian kualitas. Terlepas dari pertimbangan ini, sedikit yang dikatakan tentang mekanisme teoretis yang menghubungkan Situational Leadership dan Lean Six Sigma. Artikel ini berfokus pada pertanyaan-pertanyaan ini dengan harapan dapat menginspirasi penelitian yang lebih sistematis. Fokusnya adalah pada interaksi manajemen dan budaya organisasi saat menggunakan Lean Six Sigma. Ada banyak definisi  untuk "Leadership" dalam literatur. Pada tahun 1991, 54 pakar Leadership dari 38 negara mendefinisikan definisi umum Leadership sebagai “mempengaruhi, memotivasi, dan memberdayakan orang lain agar efektif dan sukses dalam organisasi mereka”. Sebagian besar literatur  Leadership  dapat dibagi menjadi lima teori Leadership sebagai berikut:  Behavioural Perspective, dua kelompok perilaku kepemimpinan (berorientasi pada manusia dan berorientasi pada tugas). Contingency Perspec...